Diberdayakan oleh Blogger.

JEBAKAN MAUT DI JALAN RAYA

Minggu, 31 Maret 2013

Kecelakaan lalulintas  yang terjadi slama ini banyak di sebabkan oleh jalan yang rusak.Dulu waktu jaman  saya masih kecil di kampung ada pegawai DPU yang khusus ditugaskan untuk memelihara jalan raya,diantaranya adalah :
- Melakukan penambalan jalan yang rusak ,untuk menghindari adanya lubang
- Melakukan penanaman dan penebangan pohon di pinggir jalan
- Melakukan pengecatan pohon yang ada di pinggir jalan ( biasanya dengan cat putih )
dan itu rutin setiap hari mereka lakukan
saya tahu itu karena ada tetangga yang memang ditugaskan sebagai pegawai di instansi DPU.
Dan kita sebagai pengguna jalan merasa di hargai dengan adanya program seperti itu,kenyamanan dan kepuasan pengguna jalan benar- benar di perhatikan.
Tapi setelah aku bandingkan dengan sekarang kok seolah program tersebut tidak ada dari DPU,sehingga tidak adanya perhatian terhadap jalan - jalan yang berlubang,dan malah semakin di biarkan lubang tersebut membesar,dan hal itu berakibat sering terjadinya kecelakaan lalu lintas.karena pemerintah sekarang setelah aku perhatikan,mereka memprogramkan perbaikan tersebut dalam skala besar,dan dalam program yang lama.kalaupun ada kerusakan jalan yang berlubang kecil tapi dalam,perbaikan itu menunggu perbaikan yang dalam skala besar. Lubang yang kecil dan dalam amat berbahaya bagi pengguna sepeda  motor,biasanya kalau lubang kecil dan dalam, luput dari perhatian mereka,karena mereka memacu kendaraannya kencang sekali,dan tidak menyadari adanya lubang tersebut,seperti jebakan maut di jalan raya
Coba pemerintah menyisakan anggaran untuk perbaikan jalan yang rusak dalam skala kecil ,menurut aku banyak manfaatnya, diantaranya adalah :
-Pengguna jalan merasa di hargai dan di perhatikan
-Otomatis mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebagai akibat terjungkal dari sepeda   motor karena lubang
-Mencegah terjadinya kerusakan yang lebih besar
-Service yang memuaskan dari pemerintah kepada rakyat berkenaan masalah jalan
Aku juga tidak tau alasan pemerintah dengan tidak adanya program perbaikan jalan berlubang, Apa mungkin kesulitan masalah penganggaran,atau juga masalah kesulitan tehnis pengerjaan di lapangan,kalu masalah itu aku pikir tidak tepat,Aku yakin Indonesia banyak orang pinter yang sebenarnya bisa untuk mencari jalan keluar,atau pemerintah tidak pernah berpikir ke hal itu karena masalah kecil.Kalau aku bilang itu bukan masalah kecil,kalau terjadi kecelakaan dan bapaknya meninggal karena terjungkal dari lubang,sedangkan dia punya anak lima , maka masa depan mereka hilang,karena kehilangan sang pencari nafkah,kehilangan tulang punggung keluarga,paling-paling cuma dapat uang  ansuransi itu juga kalau punya SIM,dan masa depan anak-anaknya siapa yang tanggung jawab,pemerintah gitu.....Dengan adanya jalan berlubang menyebabkan macet,karena mereka memperlambat laju kendaraanya,kalau sudah begitu....banyak masalah yang di timbulkan...diantanya kita terlambat waktu sholatnya,kalau sudah begitu siapa hayo yang tanggung dosanya,pegawai DPU setempat ...atau .Pemerintah he,,,Jawablah wahai penguasa dengan hati nurani




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Blogger news

Blogroll

Most Reading